
Pernahkah kamu merasa lelah pada badai kehidupan yang datang bertubi-tubi? Di tengah bisingnya ekspektasi, kejenuhan overthinking, hingga luka dari kekecewaan yang dipendam sendiri, kita sering kali hanya ingin memejamkan mata dan berharap segalanya usai. Namun, hidup tidak pernah berjanji untuk selalu tenang. Yang bisa kita pilih bukanlah hidup tanpa masalah, melainkan bagaimana belajar menjadi nakhoda yang tangguh atas kapal kehidupan kita sendiri.
Damai Setelah Riuh adalah sebuah perjalanan reflektif tentang keberanian untuk bangkit dan berdamai dengan kenyataan. Lewat catatan yang jujur dan hangat, buku ini mengajakmu menyadari nilai dirimu, melepas ketakutan akan penilaian orang lain, serta belajar membangun fondasi batin yang kuat ibarat akar pohon bambu. Kamu akan diajak memeluk setiap proses—baik saat harus bertahan di tengah gelombang maupun saat mengambil jeda untuk memulihkan jiwa.
Buku ini hadir sebagai teman perjalanan bagi siapa pun yang sedang mencari arah di tengah kekacauan. Sebab, setelah setiap perang batin mereda dan angin kencang berhembus berlalu, kamu berhak menemukan kedamaian, kembali mencintai dirimu seutuhnya, dan merayakan indahnya senja jingga di dermaga kepulanganmu.
Penulis:
CHURIAH NUR AZIZAH
ISBN:
xxx-xxx-xxxx-xx-x
Penerbit:
Yashmedia
Editor:
Singgih A.S.
Layout:
Tim Yash Media
Dimensi | Halaman:
13 x 19 cm | xii + 180 hlm

Leave a Reply